Proses pencernaan lemak memakan waktu yang relatif lebih lama dibandingkan dengan proses pencernaan karbohidrat maupun pencernaan protein. Susunan molekul lemak yang panjang serta ikatan yang kuat antar molekul lemak menjadi penyebabnya. Namun, meski relatif lama dicerna, tubuh tetap perlu dan membutuhkan senyawa ini untuk beberapa hal diantaranya:
- Sebagai cadangan energi dalam bentuk sel lemak.
- Sebagai komponen struktural penyusun membran sel.
- Sebagai penopang fungsi senyawa organik.
- Sebagai katalisator dalam penyerapan vitamin A, D, E dan K oleh tubuh.
- Sebagai penahan goncangan dan pelindung bagi organ vital tubuh.


