PEMERIKSAAN DENYUT NADI
Pemeriksaan denyut nadi dilakukan pada arteri-arteri besar seperti arteri karotis, arteri radialis atau arteri femoralis pada pasien bayi dan anak-anak kecil. Pada pemeriksaan denyut nadi yang dinilai adalah :
1. Frekuensi
Frekuensi nadi orang dewasa normal adalah 60-100 kali/menit. Denyut nadi yang lambat (di bawah 60  kali/menit) disebut bradikardia sedangkan denyut nadi yang cepat (di atas 100 kali/menit) disebut takikardia.
2. Irama
Dinilai irama nadi apakah reguler atau ireguler. Bila teraba denyut yang ireguler, lakukan konfirmasi dengan cara mendengar suara jantung pasien.
3. Volume
Dinilai apakah isi nadi cukup, kurang atau berlebihan. Bila denyut nadi dirasakan lemah disebut pulsus parvus, sebaliknya bila denyut nadi dirasakan keras seperti mendorong jari tangan pemeriksa disebut pulsus magnus.
Read More
Pemeriksaan tekanan darah dilakukan dengan menggunakan alat yang dinamakan sphygmomanometer atau tensimeter. Tekanan darah dinyatakan dalam tekanan sistolik per diastolik, dan dinyatakan dalam satuan mmHg (milimeter air raksa). Sphygmomanometer yang lazim digunakan adalah sphygmomanometer air raksa dan aneroid. Akan tetapi, jenis yang memiliki ketepatan pengukuran yang baik adalah sphygmomanometer air raksa.

Bagian Sphygmomanometer
  • Manometer, dengan Skala antara 0-300 mmHg.
  • Bladder cuff (lapisan kain atau karet yang dapat diisi tekanan).
  • Pompa karet dan pipa karet.


Read More
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home